Kaulah Sahabatku

mentari pagi menyinari..
hari"ku yang indah..
ku berjalan menghampirimu..
berkata padamu,hai sahabat..
kita berjalan berdampingan..
hadapi semua rintangan..
yang telah datang..
hanya kaulah sahabat..
yang mampu menggenggam tanganku..
dikala masalah datang..
dan menggandeng tanganku..
menghadapi semua bersama..
hanya kaulah sahabat..
yang tak pernh meninggalkanku..
melainkan tetap bersamaku.. 

dalam suka maupun duka..
kaulah sahabatku..

Semua Untukmu

mencintai dan menyayangimu..
hal terindah yang pernah aku rasakan..
taPi membencimu..
hal terburuk yang tak pernah aku inginkan..
membahagiakanmu ..
hal yang paling aku impikan..
tapi mengecewakanmu..
hal yang paling aku takutkan..
kebahagiaanmu adalah bahagiaku..
kesedihanmu adalah sedihku..
aku ingin membahagiakanmu..
sebelum tangan tuhan memisahkan kita..
aku ingin selalu bersamamu..
sebelum tuhan mencabut nyawaku..
jikalau tuhan memanggilku..
hanya 1 pintaku ..
tolong turunkan malaikat untuk menjagamu..



Karya
Isna Hardiani

Rindu

aku kini hanya bisa duduk..
berdiam dengan kesendirianku..
aku tak tahu..
apa yang ada di benakku saat ini..
pikiranku semu memikirkanmu..
hatiku bertanya dimana keberadaanmu..
tapi hanya suara angin yang ku dengar..
dan suara hati yang menangis merindukanmu..
mengingat kenangan bersamamu..
aku hanya bisa berharap..
tuhan akan mempertemukan kita..
tuhan akan menyatukan kita..
tapi nyatanya..
kini ku hanya bisa meratapi kesendrianku..
tanpamu disampingku.. dan..
kini rindu ini telah menghampiriku..



Karya
Isna Hardiani

Cinta Tak Direstui

hari demi hari..
ku lewati bersamamu..
rindu n benci..
ku rasAkan di hatiku..
susah n senang..
ku hadapi denganmu..
kamu sayang..
akupun sayang kamu..
tapi..
kita tak kan bisa bersatu..
karena..
cinta kita tak direstui..
semua impian kita..
kini hanya menjadi kenangan..
dan takkan pernah bisa..
menjadi sebuah kenyatAan..



Karya
Isna Hardiani

Aku Mengagumimu

saat aku terdiam..
aku duduk di halaman rumahku..
saat aku melirik..
mataku terpanah kepadamu..
hentakkan kakimu..
senada dengan detak jantungku..
tatapanmu ke arahku..
membuat aku luluh karenamu..
aku tak tahu..
siapa dirimu itu..
tapi kamu..
mmbuat aku mengagumimu..
apa ini yg nama`a cinta..
ada pada pndangan pertama..
disaat tatapan`a...
membuat aku jatuh cinta..



Karya
Isna Hardiani

Cinta

cinta itu bagaikan hujan..
datang tanpa disangka..
dan cinta itu seperti bunga..
memekarkan bunga cinta dihati..
cinta itu anugerah..
kapan,dimana, dengan siapa saja ia datang..
cinta itu seperti abu diatas batu..
bisa hilang karena cinta lain datang..
tapi cinta dihatiku..
seperti pencipta dunia ini..
hanya satu dan kekal abadi..
yang tumbuh dihatiku..
cinta membuatku bahagia..
cinta juga membuatku tenang..
cinta membuatku tertawa..
cinta juga membuatku bahagia..


Karya
Isna Hardiani

Kebahagiaan & Kesedihanku

Menangislah jika kamu bersedih…
Tersenyumlah jika kamu bahagia…
Kesedihanmu adalah kesedihanku…
Senyummu adalah kebahagiaanku…
Bersandarlah ketika kamu rapuh…
Karena kerapuhanmu adalah ketidak berdayaanku…
Kesedihan, kebahagiaan, dan kedukaanmu…
Semua adalah milikku juga…
Didalam relung hatiku…
Melihatmu tersenyum
adalah kebahagiaan terbesar hidupku…
Dilubuk hatiku…
Melihatmu bersedih adalah derita dlm hidupku…
Hanya 1 pintaku…
Menangislah karena kebahagiaanmu…
Bukan karena dukamu…

Karya
Isna Hardiani

Perpisahan


Detik demi detik ku lewati bersamamu ...
Hari demi haripun ku jalani denganmu ...
Kau sakit aku pun ikut sakit ...
Kau bahagia aku pun ikut bahagia ...
Tak ada yang bisa memisahkan kita ...
Cinta kita begitu kuat bagai besi ...
Tapi ...
Ketika orang tua dan tuhan tak merestui ...
Kita tak bisa mengelak dari semua itu ...
Sekuat-kuatnya cinta kita ...
Tapi ...
Masih lebih kuat restu orang tua dan tuhan ...
Dan ...
Ini semua adalah takdir tuhan ...
Tuhan yang telah menyatukan kita ...
Dan tangan tuhan pula yang memisahkan kita ...
Ada pertemuan dan pasti ada pula perpisahan ...


Karya
Isna Hardiani

Kenangan Kita


Disaat aku terdiam dan termenung ...
Disaat aku melihat sepasang burung kenari ...
Aku terpanah melihatnya ...
Betapa bahagianya mereka bersama ...
Aku menoleh ke belakang ...
Dan ...
Akupun melihat kembali sepasang kucing ...
Mereka saling melengkapi dan melindungi ...
Tapi ...
Ketika aku melihat diriku sendiri ...
Aku meneteskan airmata ...
Aku mengingat kenangan kita ...
Saat kita bersama ...
Melengkapi, melindungi dan mempercayai ...
Tapi sekarang ...
Aku hanya duduk seorang diri ...
Tanpa ada sesosok dirimu yang dahulu selalu menemaniku ...
Kini ...
Aku hidup sendiri tanpamu ...
Tak ada lagi yang bisa ku harapkan ...
Semua hanya tinggal kenangan kita ...



Karya
Isna Hardiani