VALENTINE DAY menurut Muslim


HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-
Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam masalah 'Valentine Day'.

1. PRINSIP / DASAR
Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengankematian St. Valentine.

2. SUMBER ASASI
Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.
Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.

Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.

3. TUJUAN
Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.

4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.
Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)
Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.

Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.
Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.

Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!! Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Sepanyol.

Si Miskin dan Si Kaya

Saya masih ingat cerita waktu saya SMP tentang Si Miskin dan Si Kaya.. Gini ceritanya..

Ini Kisah Nabi Musa AS yang memiliki umat jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan ada juga yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa AS. Ia sangat miskin, pakaiannya pun compang-camping dan sangat kusam berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Nabi Musa AS, “Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku agar Allah SWT menjadikan aku orang yang kaya. lalu Nabi Musa AS pun tersenyum dan berkata kepada orang itu, “saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah SWT". Ucap Nabi Musa AS. Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata," Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja”!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya. Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa AS. Orang itu bersih badannya, pakaiannya juga rapi. Ia berkata kepada Nabi Musa AS, “Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah SWT permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan harta yang kumiliki ini.  Nabi Musa AS pun tersenyum, lalu ia berkata, “wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah SWT". lalu ia berkata, "Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Alah SWT?. Allah SWT telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. Telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah SWT telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya”, jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya. Kemudian yang terjadi adalah si kaya itu semakin Allah SWT tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah SWT mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua karena ia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT.

Kesimpulan yang saya ambil dari cerita Guru saya waktu SMP adalah jadi hidup itu patut kita syukuri, apapun yang telah Allah SWT berikan, kita patut syukuri. karena semua itu adalah nikmat dari Allah SWT. jangan pernah menyesali keadaan yang kita alami, dan jangan pernah menginginkan apa yang dimiliki orang lain, karenanya kita bisa menjadi seseorang yang tak pernah bersyukur . lihatlah kebawah jangan pernah melihat keatas.

Seminar di kampus Universitas Gunadarma



Ayat Kursi


7 Karakteristik yang Menjadikan Orang Mukmin Beruntung

1. Orang yang khusyuk dalam shalatnya .
2. Orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.
3. Orang yang menunaikan zakat.
4. Orang yang memelihara kemaluannya.
5. Orang yang memelihara amanat.
6. Orang yang menepati janjinya.
7. Orang yang memelihara shalatnya.

(Al-Mu'minun : 1-11)

Allah Menentukan Kadar Rezeki Hamba-Nya

" Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki  dan membatasinya ( bagi siapa yang Dia kehendaki ) ? sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda ( kekuasaan Allah ) bagi kaum yang beriman. ( Az-Zumar : 52 )

Tuhanku Satu


ASMAUL HUSNA


LOVE YOU




Kisah Seorang Anak Bernama "RAFI"

Seorang anak berbakat bernama "RAFI" mengikuti acara bakat di salah satu stasiun televisi. Seorang anak yang memang mempunyai kreatifitas yang bagus. Dengan kepolosannya memperlihatkan serta mempertunjukkan bakatnya di depan ribuan orang di tonton berjuta-juta orang, tanpa ada rasa takut ia menunjukkan gerakan yang ia buat sendiri dari musik "HARLEM SHAKE".
Ketika selesai tampil, ia di panggil oleh juri untuk duduk diantara juri tersebut..
juri pun menanyakan sesuatu luka yang ada pada bagian dekat leher si anak tersebut..

Juri : Rafi, ini kenapa koq ada luka ? bekas jatuh ya ..
Rafi : enggak tau..

Kemudian mamah rafi menjawab kalau luka itu adalah luka bekas operasi . ketika juri menanyakan operasi apa, rafi pun menjawab..

Rafi : Kanker...

saat itu juga semua yang mendengar mungkin kagum dengan suara rafi yang lantang tanpa ada rasa sedih, mungkin karna ia belum mengerti atau karna ia sudah terbiasa dengan kata-kata "KANKER". Disela-sela pembicaraan antara juri dan mamah dari rafi, rafi pun kembali berbicara.

Rafi : kata dokter, rafi anak ajaib !!! karna kalau yang lain sakit kanker kepalanya botak, tapi rafi tidak.

Hatiku terpukul pilu, mendengar seorang anak dengan kepolosannya bilang seperti itu. Ia mempunyai semangat hidup yang tinggi untuk sembuh , dan menyalurkan bakat yang ia punya. Contoh dari "RAFI" seorang anak penderita kanker tersebut bisa aku jadikan sebagai pacuan hidupku. Bahwa tak semua yang kita miliki, alami, rasakan tak semuanya itu menakutkan dan berujung dengan kehilangan. Semua adalah cobaan, seberapa jauhkah kita bisa menempuh dan menjalankannya. Syukuri dan jalani apa yang ada, yang kita miliki, rasakan, dan alami, jangan pernah mengeluh, tetap berjuang, semangat, dan yakin bahwa semua ada yang keluarnya. Dan ada rencana Tuhan yang Indah untuk kita.....