Pengrekrutan Karyawan Bank Rakyat Indonesia

REKRUTMEN DAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN
PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk.

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LP2M-UNHAS) melakukan rekrutmen dan seleksi karyawan untuk mengisi posisi Mantri BRI UNIT (Marketing dan Analis Kredit Mikro). Adapun kualifikasi pelamar yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

Persyaratan Umum:
1. Pendidikan minimal D.3 dari semua fakultas/jurusan yang terakreditasi.
2. PTN/PTS
3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK Skala 4):
a. Minimal 2,75 bagi calon pelamar yang belum memiliki pengalaman Kerja
b. Minimal 2,60 bagi calon pelamar dengan pengalaman kerja min. 1 tahun, dibidang marketing atau yang relevan.
4. Usia pada tanggal 01 Juni 2012:
a. Tanpa pengalaman kerja : Maksimal 25 tahun (belum berulang tahun yang ke 26), atau
b. Dengan pengalaman kerja min. 1 tahun dibidang marketing atau yang relevan, maksimal 30 tahun (belum berulang tahun yang ke 30).
5. Bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja Kantor Wilayah BRI Makassar (Meliputi : Sul-Selbar, Sul-Tra dan Maluku)
6. Jenis kelamin Pria dan Wanita (lebih diutamakan Pria).
7. Diutamakan berdomisili daerah setempat.





Persyaratan Administrasi:
Bagi pelamar yang memiliki kualifikasi di atas dapat mengajukan berkas lamaran yang terdiri dari :
1. Surat Lamaran
2. Curriculum Vitae (CV)
3. Fotocopy ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir dari Fakultas/Universitas
4. Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau Surat Keterangan Berdomisili dari kelurahan
5. Fotocopy SIM C / A
6. Pas foto terbaru berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 3 lembar
7. Foto terbaru berwarna , seluruh badan ukuran postcard sebanyak 1 lembar
8. Fotocopy surat keterangan pengalaman kerja
9. Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja Kanwil BRI Makassar, dibuktikan dengan Surat Pernyataan bermaterai Rp.6.000,-
10. Surat Pernyataan bersedia menyerahkan ijazah asli bila dinyatakan LULUS

Lamaran dimasukkan dalam amplop tertutup dengan menuliskan nama dan alamat lengkap pelamar dibagian depan amplop disertai dengan kode wilayah asal pelamar di sudut kanan atas :
1. SULSEL : Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
2. SULBAR : Daerah Provinsi Sulawesi Barat.
3. AMBON : Daerah Maluku. (Ambon, Masohi, Tual dan Saumlaki)
4. SULTRA : Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Kendari, Kolaka, Bau-Bau dan Raha)
5. Lainnya : Diluar Provinsi tersebut diatas

Surat lamaran dikirim / diantar langsung ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Hasanuddin (LP2M-UNHAS) Kampus UNHAS Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan KM 10 Makassar Sulawesi Selatan, mulai tanggal 28 Mei 2012 sampai dengan tanggal 06 Juni 2012 (cap pos).

Pengumuman hasil seleksi pada setiap tahap dapat dilihat pada website surat kabar Fajar www.fajar.co.id.

PERHATIAN : Panitia Penerimaan tidak memungut biaya apapun dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pemasaran ( Marketing ) Bank Rakyat Indonesia

Formulasi strategi yang dapat di rekomendasikan pada pihak manajemen meliputi : (1) meningkatkan kualitas tabungan termasuk di dalamnya marketing mix, (2) meningkatkan pelayanan, (3) mengoptimalkan sarana promosi yang dimiliki, (4) menetapkan aturan main yang jelas dalam pemberian hadiah, (5) meningkatkan kualitas sumber daya manusia, (6) mempertahankan kepercyaan nasabah dan masyarakat.
Beberapa saran yang dapat diberikan pada pihak manajemen PT. Bank Rakyat Indonesia antara lain : (1) pihak manajemen harus segera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan terhadap performa tabungan agar tetap diminati masyarakat pada masa yang akan datang, (2) pihak manajemen dalam melakukan perbaikan harus memperhatikan kondisi pasar agar perbaikan yang dilakukan nantinya sesuai dengan kebutuhan, (3) penentuan prioritas strategi pemasaran yang ada sesuai dengan tingkat kepentingan mutlak dilakukan sebagai upaya penghematan penggunaan sumber daya yang dimiliki, (4) perlu dilakukan penelitian yang lebih spesifik terhadap tabungan khususnya untuk masing-masing komponen marketing mix.

Produk Bank Rakyat Indonesia

Produk




Beragam alternatif produk perbankan bisa anda dapatkan, baik berupa Giro, Deposito, dan Tabungan serta produk Investment Banking seperti Reksa Dana, Investasi Rencana Pensiun BRI (DPLK), ORI, SUKUK dan Bancassurance. Sehingga Anda dapat merencanakan pengelolaan finansial secara optimal dan efektif.

Produk Reksa Dana yang dipasarkan di BRI Prioritas :
~Schroder Dana Likuid (bekerjasama dengan Schroder)
~Schroder Dana Terpadu (bekerjasama dengan Schroder)
~BNP Paribas Pesona Amanah (bekerjasama dengan BNP Paribas)
~BNP Paribas Equitra Amanah (bekerjasama dengan BNP Paribas)
~Dana Ekuitas Prima (bekerjasama dengan Bahana)
~Bahana Dana Infrastruktur (bekerjasama dengan Bahana)
~Manulife Obligasi Negara Indonesia (bekerjasama dengan Manulife)
~Manulife Pendapatan Bulanan (bekerjasama dengan Manulife)
~Trim Kas 2 (bekerjasama dengan Trimegah)
~Trim Kombinasi 2 (bekerjasama dengan Trimegah)
~Trim Kapital (bekerjasama dengan Trimegah)
~Danareksa Indeks Syariah (bekerjasama dengan Danareksa)
~Danareksa Anggrek Fleksibel (bekerjasama dengan Danareksa)
~Kresna Optimus (bekerjasama dengan Kresna)
~IPB Syariah (bekerjasama dengan Kresna)
~HPAM Premium - 1 (bekerjasama Henan Putihrai)


Produk Bancassurance yang dipasarkan di BRI Prioritas :
~Provest Select Link (bekerjasama dengan Manulife)
~Provestara Purna Link (bekerjasama dengan Manulife)
~Provest SyariahLink (bekerjasama dengan Prudential)
~Provestara Syariah Link (bekerjasama dengan Prudential)

Struktur Organisasi Bank Rakyat Indonesia

Organisasi Divisi Pendidikan dan Pelatihan terdiri dari empat bagian (PDP, EDU, OPD, JSP), Fungsi Instruktur BRI, dan Sentra Pendidikan (Sendik Padang, Sendik Jakarta, Sendik Bandung, Sendik Jogjakarta, Sendik Surabaya, Sendik Makasar)




Divisi Pendidikan dan Pelatihan dipimpin oleh Kepala Divisi yang bertanggung jawab kepada Direktorat Kepatuhan. Kepala Divisi Pendidikan dan Pelatihan dibantu oleh dua Wakil Kepala Divisi yang turut bertanggung jawab terhadap keberhasilan kinerja Divisi Pendidikan dan Pelatihan

Sejarah Bank Rakyat Indonesia

Sejarah BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.

Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini.